Pada awal 2025, Perusahaan Shunhong mengumumkan secara resmi berlakunya proyek transformasi cerdas untuk sistem produksi percetakan, dengan sejumlah peralatan teknologi baru seperti lengan robot AI dan sistem inspeksi cerdas sepenuhnya terintegrasi ke dalam proses produksi. Transformasi ini telah mewujudkan otomatisasi dan peningkatan presisi pada seluruh alur kerja percetakan, tidak hanya memberikan dorongan kuat bagi pengembangan perusahaan itu sendiri, tetapi juga membuka jalan baru bagi pengembangan berkualitas tinggi industri percetakan yang dipimpin oleh inovasi teknologi.
Menurut orang yang bertanggung jawab di Departemen Produksi Shunhong, transformasi cerdas ini bukan sekadar mengikuti tren secara membabi buta, melainkan terobosan yang ditargetkan guna mengatasi titik-titik kritis dan kesulitan dalam tautan inti produksi percetakan. Di bengkel produksi, beberapa lengan robot AI beroperasi secara teratur. Proses repetitif yang sebelumnya membutuhkan kolaborasi beberapa pekerja, seperti pengisian bahan baku, pengurutan produk jadi, dan penumpukan presisi, kini sepenuhnya digantikan oleh lengan robot. Dilengkapi dengan teknologi pengenalan visual AI canggih dan penentuan posisi yang akurat, lengan robot AI ini mampu mengidentifikasi dan mencengkeram bahan-bahan dengan spesifikasi berbeda secara cepat dan tepat, dengan kesalahan operasional yang dikendalikan secara ketat dalam level milimeter.
"Mengambil proses paletisasi produk jadi sebagai contoh, beban kerja yang sebelumnya membutuhkan 6 pekerja untuk bekerja terus-menerus selama 8 jam kini dapat diselesaikan dengan kualitas tinggi oleh 1 lengan robot AI dalam waktu 4 jam," kata orang yang bertanggung jawab tersebut. Seperangkat data secara intuitif menunjukkan hasil transformasi: penerapan lengan robot AI tidak hanya mengurangi intensitas kerja pekerja lini depan lebih dari 60%, tetapi juga meningkatkan efisiensi aliran material lebih dari 30%, secara efektif menyelesaikan masalah utama "kesulitan merekrut pekerja dan efisiensi rendah" di industri percetakan tradisional.
Selain peningkatan otomasi pada lini produksi, sistem manajemen produksi cerdas yang mendukung juga menjadi sorotan dalam transformasi ini. Dengan memasang sensor cerdas pada peralatan utama seperti mesin cetak dan mesin die-cutting, sistem ini mampu memantau secara real-time status operasional peralatan. Berbagai data termasuk suhu peralatan, kecepatan operasi, dan konsumsi energi dikirimkan secara real-time ke platform kontrol pusat. Algoritma cerdas yang terintegrasi dalam sistem dapat menganalisis data-data tersebut secara real-time serta mengoptimalkan pengaturan proses secara otomatis berdasarkan parameter seperti karakteristik bahan baku dan kebutuhan pencetakan, sehingga secara fundamental menyelesaikan masalah kualitas yang telah lama dihadapi industri, seperti deviasi warna dan kesalahan register. Data statistik menunjukkan bahwa setelah transformasi, waktu henti peralatan akibat kerusakan berkurang sebesar 40%, efisiensi penyesuaian proses meningkat 50%, serta stabilitas produksi meningkat secara signifikan.
Kualitas adalah nyawa bagi sebuah perusahaan. Dalam proses inspeksi kualitas, Shunhong secara inovatif membangun model inspeksi ganda "inspeksi AI + tinjauan manual". Inspeksi kualitas manual tradisional bergantung pada pengamatan visual dan penilaian berdasarkan pengalaman pemeriksa, yang tidak hanya tidak efisien tetapi juga rentan terhadap kelalaian akibat kelelahan. Peralatan inspeksi cerdas yang baru diinvestasikan dapat dengan cepat menangkap gambar produk cetakan melalui kamera berkualitas tinggi serta secara akurat mengenali lebih dari 20 masalah umum seperti teks kabur, cacat lapisan film, penyimpangan warna, dan kesalahan overprint menggunakan algoritma AI. Kecepatan inspeksi mencapai 30 lembar per detik, 50% lebih efisien dibandingkan inspeksi manual tradisional. Untuk produk yang dicurigai hasil temuan inspeksi AI, pemeriksa kualitas profesional melakukan pemeriksaan ulang dan konfirmasi, sehingga menjamin efisiensi maupun akurasi inspeksi. Data menunjukkan bahwa setelah transformasi ini, tingkat kelulusan produk meningkat dari 97,2% menjadi 99,5%, dan keluhan pelanggan turun 70% dibanding tahun sebelumnya.
Perusahaan Shunhong menyatakan bahwa peningkatan cerdas ini merupakan praktik penting dari konsep pengembangan perusahaan "memberdayakan produksi dengan teknologi" dan merupakan langkah kunci dalam transformasi perusahaan menjadi "penyedia layanan pencetakan cerdas". Diketahui bahwa untuk mendorong transformasi ini, Shunhong telah menginvestasikan puluhan juta yuan secara awal untuk penelitian dan pengembangan teknologi serta pengadaan peralatan, serta membentuk tim khusus yang terdiri dari para ahli di berbagai bidang seperti teknik mesin, kecerdasan buatan, dan teknologi pencetakan. Penelitian proyek, desain skema, dan pelaksanaan selesai dalam waktu satu setengah tahun.
Melihat ke masa depan, perusahaan Shunhong mengatakan akan terus memperdalam penelitian dan penerapan teknologi pencetakan cerdas. Perusahaan berencana meningkatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan selama dua tahun ke depan, dengan fokus pada penanganan teknologi kunci seperti integrasi mendalam antara proses pencetakan dan algoritma AI, serta penelitian dan pengembangan bahan pencetakan cerdas dan ramah lingkungan, guna terus mengoptimalkan proses produksi dan meningkatkan daya saing inti. Pada saat yang sama, perusahaan akan secara aktif berbagi pengalaman transformasi, mendorong pertukaran teknis dan kerja sama di dalam industri, membantu lebih banyak rekan sejawat mewujudkan transformasi cerdas, bersama-sama menyediakan solusi pencetakan yang lebih efisien dan berkualitas tinggi bagi pelanggan, serta bekerja sama mendorong industri percetakan menuju tahap baru pembangunan berkualitas tinggi.